Obat Sedih, Gundah Gulana

Gambar Utama

              Oleh: Syarifah Syahidah*

Ketika hati terasa sempit, dada sesak, pikiran buntu, atau beban hidup seolah tak tertanggungkan, sesungguhnya ada penyebab paling dalam yang sering tak disadari: jauh dari petunjuk Allah atau tertutup oleh dosa.

Allah Ta'ala telah menjelaskan sebab-sebab kesedihan dan kegundahan dalam Al-Qur'an, dan sekaligus memberikan solusinya:

فَإِمَّا يَأۡتِيَنَّكُم مِّنِّي هُدٗى فَمَنِ ٱتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشۡقَىٰ

"Maka jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, maka barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka." (QS. Thaha: 123)

Ayat ini menjelaskan bahwa siapa yang mengikuti petunjuk Allah, maka ia tidak akan tersesat akalnya, tidak pula celaka jiwanya. Kebahagiaan itu milik orang yang mau hidup dalam aturan Allah.

Sebaliknya, penderitaan, kesedihan, dan kegelisahan adalah akibat dari berpaling dari Allah dan petunjuk-Nya:

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا

"Barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit..." (QS. Thaha: 124)

Inilah sebab sesungguhnya dari sesak dada, gelisah, panik, overthinking, dan gundah gulana. Maka obatnya bukan dengan pelarian ke dunia, tetapi dengan kembali kepada Allah.

Ajaibnya Keadaan Seorang Mukmin

Bahkan saat menghadapi ujian berat, seorang mukmin tetap bisa tenang dan ridha. Mengapa? Karena ia memahami makna takdir dan hikmah di baliknya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Semua urusannya adalah kebaikan. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur dan itu baik baginya. Jika ia ditimpa musibah, ia bersabar dan itu pun baik baginya." (HR. Muslim, no. 2999)

Hadits ini menunjukkan bahwa muslim yang paham agama tak pernah benar-benar kalah. Dalam setiap keadaan, ia tetap tenang, karena sikapnya sesuai dengan yang Allah dan Rasul-Nya ajarkan.

Jika hari ini hatimu sempit, jiwamu sesak, atau duniamu terasa gelap — jangan cari obatnya pada dunia. Dunia tak bisa menyembuhkan luka hati. Obat sejati ada pada iman, ilmu, dan kembali kepada Allah.

Bacalah Al-Qur’an, hadirkan shalat khusyuk, perbanyak istighfar, dan bertemanlah dengan orang-orang shalih.

Sungguh, siapa yang kembali kepada Allah, niscaya Allah akan mengembalikan kebahagiaan ke dalam hatinya.

وَيَهۡدِيٓ إِلَيۡهِ مَنۡ أَنَابَ

"Dan Dia memberi petunjuk kepada-Nya orang yang kembali kepada-Nya."
(QS. Az-Zumar: 8)

*Penulis adalah: Daiyah MC Muslimat Dewan Dakwah Husus Pembinaan Rutan & Lapas Wanita, Pengurus MT Al Itqon, Pengajar BDI (Belajar Dasar Islam), serta aktif membina beberapa majlis taklim.

Lainnya Tentang Fiqih Wanita

Gambar utama 'Racun dalam Madu: Bahaya Fatwa Syubhat dalam Merusak Fitrah Muslimah'

Racun dalam Madu: Bahaya Fatwa Syubhat dalam Merusak Fitrah Muslimah

Gambar utama 'Lesbianisme: Penyimpangan Fitrah dan Ancaman Peradaban'

Lesbianisme: Penyimpangan Fitrah dan Ancaman Peradaban

Gambar utama 'Peradaban itu Lahir dari Pangkuan Seorang Perempuan'

Peradaban itu Lahir dari Pangkuan Seorang Perempuan

Gambar utama 'Kesehatan Integratif dalam Perspektif Islam'

Kesehatan Integratif dalam Perspektif Islam

Gambar utama 'Perempuan Berpolitik, Peran yang Ditunggu'

Perempuan Berpolitik, Peran yang Ditunggu

Gambar utama 'RUU Ketahanan Negara Perlu Perubahan Besar'

RUU Ketahanan Negara Perlu Perubahan Besar

Lihat Semua

Artikel Terbaru

Gambar utama 'Ketika Aturan Kaku Menjadi Wajah Baru dari Kedzoliman'

Ketika Aturan Kaku Menjadi Wajah Baru dari Kedzoliman

Gambar utama 'Membantah Teori "Benturan Peradaban": Kepicikan Pandangan Samuel Huntington'

Membantah Teori "Benturan Peradaban": Kepicikan Pandangan Samuel Huntington

Gambar utama 'Hartini Dg Saido Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Dewan Da'wah Periode 2025-2030'

Hartini Dg Saido Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Dewan Da'wah Periode 2025-2030

Gambar utama 'Tanggung Jawab Ketua atau Pimpinan Organisasi Dakwah'

Tanggung Jawab Ketua atau Pimpinan Organisasi Dakwah

Gambar utama 'Dewan Dakwah Kukuhkan PGDD 2025–2028: Menguatkan Da'wah, Meneguhkan Pendidikan'

Dewan Dakwah Kukuhkan PGDD 2025–2028: Menguatkan Da'wah, Meneguhkan Pendidikan

Gambar utama 'Tragedi Cemetuk: Luka Berdarah Kekejian PKI di Banyuwangi'

Tragedi Cemetuk: Luka Berdarah Kekejian PKI di Banyuwangi