Tanggung Jawab Ketua atau Pimpinan Organisasi Dakwah

Gambar Utama

Oleh: Syarifah Syahidah

Menjadi ketua atau pimpinan organisasi dakwah bukanlah kehormatan duniawi, melainkan amanah besar di hadapan Allah ﷻ. Ia dituntut untuk ikhlas, berilmu, bijaksana, dan bermental pejuang. Tulisan ini mengingatkan kembali ruh kepemimpinan dakwah yang sejati bahwa jabatan bukan tujuan, melainkan ladang amal dan ujian keikhlasan.

1. Ikhlas: Pondasi Setiap Amal

Segala gerak dakwah hanya akan bernilai di sisi Allah jika berlandaskan niat yang ikhlas. Pemimpin yang ikhlas tidak mencari tepuk tangan manusia, tidak haus popularitas, dan tidak berambisi mengejar kedudukan. Ia bekerja dalam diam, namun langit mencatat setiap amalnya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

 “Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya...” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ketika niat terkotori oleh riya’, maka barakah dakwah pun sirna. Hati yang rusak di puncak kepemimpinan akan menular ke bawah, melahirkan perpecahan dan hilangnya keberkahan perjuangan.

2. Ilmu: Kompas Kepemimpinan

Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan dakwah. Tanpa ilmu, semangat bisa menyesatkan, dan keputusan bisa menimbulkan fitnah. Seorang pemimpin dakwah harus memahami prinsip-prinsip syariat agar setiap langkahnya sejalan dengan manhaj Rasulullah ﷺ.

Ilmu menjadikan seorang ketua tegas namun santun, berani namun tidak tergesa, lembut tanpa kehilangan wibawa.

3. Kebijaksanaan: Hikmah dalam Memimpin

Kebijaksanaan adalah kemampuan menempatkan sesuatu pada tempatnya. Pemimpin yang bijak mendengar sebelum memutuskan, menimbang sebelum bertindak, dan mengedepankan maslahat umat di atas kepentingan pribadi.

Dengan kebijaksanaan, perbedaan dapat disatukan, semangat anggota dijaga, dan wajah dakwah tetap teduh serta menenteramkan.

4. Mental Pejuang dan Mujahidah

Kepemimpinan dakwah adalah perjalanan panjang yang penuh ujian. Seorang ketua harus memiliki jiwa pejuang — sabar, tangguh, dan siap memikul beban. Ia tidak menunggu kenyamanan, karena dakwah bukan tempat istirahat, melainkan medan jihad.

Ia sadar, hasil bukan urusannya, namun usaha dan keteguhan adalah tanggung jawabnya di hadapan Allah.

5. Tidak Cengeng dan Tidak Baper

Dunia dakwah tidak selalu disertai tepuk tangan. Ada kritik, salah paham, bahkan pengkhianatan. Pemimpin sejati tidak mudah tersinggung. Ia memaafkan, memperbaiki diri, dan tetap melangkah.

Ia mengerti bahwa dakwah bukan ajang mencari rasa dihargai, melainkan ajang pembuktian keikhlasan.

6. Sehat Jasmani dan Rohani

Amanah dakwah menuntut kekuatan fisik dan keteguhan ruhani. Pemimpin harus menjaga kesehatan tubuh agar mampu bergerak, berpikir jernih, dan memimpin dengan penuh semangat.

Lebih dari itu, ia juga menjaga hatinya dengan dzikir, tilawah, dan qiyamullail. Sebab jiwa yang jauh dari Allah tidak akan kuat memikul beban dakwah.

Menjadi pemimpin dakwah adalah karunia sekaligus ujian. Bila dijalankan dengan niat yang lurus, ilmu yang kokoh, dan jiwa yang mujahidah, maka ia akan menjadi sebab tersebarnya kebaikan dan tegaknya kalimat Allah di muka bumi.

Namun bila amanah itu dijalankan demi dunia, maka ia bisa berubah menjadi sebab kehinaan di akhirat.

Semoga Allah ﷻ meneguhkan hati para pemimpin dakwah agar selalu ikhlas, berilmu, dan berjiwa pejuang hingga akhir hayat.

اللهم استعملنا في طاعتك، ولا تستبدل بنا غيرنا.

Pemimpin dakwah bukan mencari tempat dihormati, tetapi tempat untuk berjuang dan diuji.
Jabatan bukan kemuliaan, melainkan amanah.
Ikhlas memimpin, sabar berjuang, dan teguh hingga akhir.

Penulis: Daiyah MC Muslimat Dewan Dakwah Islamiah Indonesia (DDII)

Lainnya Tentang Tsaqafah

Gambar utama 'Ketika Aturan Kaku Menjadi Wajah Baru dari Kedzoliman'

Ketika Aturan Kaku Menjadi Wajah Baru dari Kedzoliman

Gambar utama 'Membantah Teori "Benturan Peradaban": Kepicikan Pandangan Samuel Huntington'

Membantah Teori "Benturan Peradaban": Kepicikan Pandangan Samuel Huntington

Gambar utama 'Tragedi Cemetuk: Luka Berdarah Kekejian PKI di Banyuwangi'

Tragedi Cemetuk: Luka Berdarah Kekejian PKI di Banyuwangi

Gambar utama 'Wajah Munafik Peradaban Barat'

Wajah Munafik Peradaban Barat

Gambar utama 'Nabi Muhammad Lahir, Eropa dalam Kegelapan'

Nabi Muhammad Lahir, Eropa dalam Kegelapan

Gambar utama 'Pemimpin: Perisai Umat yang Hilang'

Pemimpin: Perisai Umat yang Hilang

Lihat Semua

Artikel Terbaru

Gambar utama 'Ketika Aturan Kaku Menjadi Wajah Baru dari Kedzoliman'

Ketika Aturan Kaku Menjadi Wajah Baru dari Kedzoliman

Gambar utama 'Membantah Teori "Benturan Peradaban": Kepicikan Pandangan Samuel Huntington'

Membantah Teori "Benturan Peradaban": Kepicikan Pandangan Samuel Huntington

Gambar utama 'Hartini Dg Saido Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Dewan Da'wah Periode 2025-2030'

Hartini Dg Saido Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Dewan Da'wah Periode 2025-2030

Gambar utama 'Dewan Dakwah Kukuhkan PGDD 2025–2028: Menguatkan Da'wah, Meneguhkan Pendidikan'

Dewan Dakwah Kukuhkan PGDD 2025–2028: Menguatkan Da'wah, Meneguhkan Pendidikan

Gambar utama 'Tragedi Cemetuk: Luka Berdarah Kekejian PKI di Banyuwangi'

Tragedi Cemetuk: Luka Berdarah Kekejian PKI di Banyuwangi

Gambar utama 'Wajah Munafik Peradaban Barat'

Wajah Munafik Peradaban Barat