Dewan Dakwah Kukuhkan PGDD 2025–2028: Menguatkan Da'wah, Meneguhkan Pendidikan
muslimatdewandakwah
Jakarta, 29 September 2025 – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) resmi melantik pengurus Persatuan Guru Dewan Dakwah (PGDD) periode 2025–2028. Prosesi dipimpin oleh Ketua Bidang Pendidikan Dewan Dakwah, Dr. Ujang Habibie, M.Pd.I., sebagai langkah strategis memperkuat peran Dewan Dakwah dalam dunia pendidikan.
Pelantikan ini menegaskan komitmen Dewan Dakwah untuk tidak hanya menjadi lembaga dakwah, tetapi juga motor pendidikan umat. PGDD menjadi wadah resmi bagi guru di seluruh lembaga Dewan Dakwah, dari Aceh hingga Merauke, agar terhimpun, terorganisasi, dan bersinergi meningkatkan kualitas pendidikan serta memperjuangkan kesejahteraan guru.
Ketua Umum DDII, Dr. Adian Husaini, M.S.I., menegaskan bahwa Dewan Dakwah sejak didirikan oleh Muhammad Natsir berperan sebagai generator perjuangan dakwah dan pendidikan. Filosofi kerendahan hati itu kini berkembang dengan langkah sistematis: mengelola lebih dari 100 sekolah, satu kampus, 30 akademi dakwah, serta menata 130 aset wakaf. Ke depan, Dewan Dakwah juga akan menyeragamkan identitas sekolah agar mencerminkan kiprah lembaga.
Dalam orasi arahannya, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Latif Latiful Hayat, mengapresiasi inisiatif Dewan Dakwah dan menegaskan pentingnya pendidikan bermutu sebagai fondasi kebangsaan. Pemerintah, katanya, siap bersinergi melalui program sarana 15 ribu sekolah, beasiswa, dan pelatihan guru.
Dengan hadirnya PGDD, Dewan Dakwah meneguhkan jati diri sebagai lembaga dakwah dan pendidikan, siap melahirkan generasi pendidik yang profesional, berakhlak, dan berkomitmen pada perjuangan umat dan bangsa. (HDS)