Sejarah Mengulang Dirinya

Gambar Utama

Al-Qur'an sebagai kitab petunjuk juga memuat kisah-kisah nyata dari masa lalu tentang kehidupan manusia sebagai individu, keluarga dan masyarakat.

Berbeda dengan karya manusia, Al-Qur'an dalam menuturkan suatu cerita tidak hanya sekedar mendramatisasi kejadian untuk menarik perhatian pembaca belaka, tetapi mengisinya dengan tujuan-tujuan yang jelas berupa petunjuk dan pelajaran bagi ummat manusia. Salah satu kisah Al-Qur'an adalah tentang ummat Nabi Luth yang suka berhubungan sesama jenis yang terkenal dengan istilah liwath atau "Homo seksual".

Ketika nabi Luth AS kedatangan tamu laki-laki yang gagah perkasa, beliau ketakutan. Kuatir para tamunya ini akan diganggu oleh para lelaki negerinya, sehingga Nabi Luth berpesan kepada kaumnya agar jangan mengganggu para tamu ini. Tapi apa yang terjadi? Isteri beliau menginformasikan berita ini kepada khalayak yang mendapat sambutan dan eforia dari kaum Nabi Luth. Menghadapi situasi itu Nabi Luth kemudian berdo'a agar diselamatkan dari perlakuan kaumnya yang tidak mendengar ajakannya. Maka Allah mengabulkan do'a Nabi Luth dengan meminta Nabi Luth dan kaumnya kekuar dari negeri tersebut. Setelah nabi Luth dan pengikutnya keluar dari negerinya, maka datang badai topan yang memporak-porandakan negeri tersebut, bangunan rumah yang ada dijungkir balikkan dan penduduknya ikut hancur terkena bencana tersebut oleh Allah SWT (Al-Qur'an Hud: 77-82).

Kaum itu berdomisili di negeri Sodom (di sebelah timur Laut Mati atau di Yordania sekarang) dan karena itu di kalangan bangsa Barat yang beragama Kristen perbuatan demikian disebut sodomi.

Dalam berbagai referensi semua mengatakan, bahwa homoseksual adalah kebiasaan seorang laki-laki melampiaskan nafsu seksualnya pada sesamanya. Sedangkan lesbian adalah kebiasaan seorang perempuan melampiaskan nafsu seksualnya pada sesamanya.

Dengan kejadian ini, jelas sekali Allah s.w.t. sangat melaknat perbuatan homo seksual yang sekarang disebut LGBT (hubungan sejenis), dan juga Hadits2 Nabi Muhammad SAW

Allah SWT menciptakan manusia dengan berbagai tugas diantaranya :

Tauhidullah (ad Dzariyat. ) yakni tugas menjunjung tinggi ibadah. Membenaskan manusia dari dari penyembahan kepada Allah SWT. menutup ointu kesyirikan dan kerusakan, menegakkan amar ma'ruf dan nahi mungkar.

Khalifah fil Ardhi, tugas sebagai Khalifah membuat manusia punya komitmen, amanah, tanggung jawab dan visi risalah kemanusiaan yakni berkembang biak. (Ar Rum :30). Karena itu Allah menciptakan Hawa untuk Adam. Dan selanjutnya manusia diciptakan dengan dua jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan.. Karena dengan demikian akan lahir keturunan sebagai penerus estafet tugas kekhalifahan. Jadi Allah menciptakan Laki-laki dan perempuan tentu dengan maksud perkembangbiakan tadi. Jika laki-laki menikahi laki-laki atau berhubungan seksual dengan sesama laki-laki tidak akan bisa menghasilkan anak karena laki-laki tidak punya rahim dan indung telur. Sebaliknya perempuan yang menikahi sesama perempuan atau melakukan hubungan seksual dengan sesama perempuan juga tidak akan ada keturunan karena tidak ada sperma laki-lak yang akan membuahi.

Maka jika LGBT dibiarlan berkembang dan dilegalkan artinya perkembangbiakan manusia akan terhenti. Silsilah keturunan tidak akan berlanjut. Padahal Rasulullah bersabda :

تَزَوَّجُوا الْوَدُوْدَ الْوَلُوْدَ فَإِنِّيْ مُكَاشِرٌ بِكُمُ اْلأَنْبِيَاءَ يَومَ الْقِيَامَةِ

“Nikahilah perempuan yang penyayang dan dapat mempunyai anak banyak karena sesungguhnya aku akan berbangga dengan sebab banyaknya kamu dihadapan para Nabi nanti pada hari kiamat” [Shahih Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban dan Sa’id bin Manshur dari jalan Anas bin Malik)

Artinya jika LGBT dibiarkan berkembang dan dilegalkan, maka ini adalah Peadaban Jahiliyyah yang terulang. Sejarah Mengulangi Dirinya.

Sedang Indonesia dengan mayoritas penduduknya beragama Islam sebenarnya sudah sejak dulu melarang LGBT. Meskipun ada tapi pergerakan meeka dilakukan secara diam-diam. Dan itu dianggap aib oleh masyarkat kita yang agamis. Sejak kemerdekaan tidak ada usaha untuk melegalkan.

Perkembangan LGBT yang bergerak semakin masif di dunia dihembuskan dari parlemen AS. Dan kita tahu pergerakan ini adalah pergerakan yang terstruktur dengan rapi dengan biaya yang cukup tinggi. Berkolaborasi dengan Feminisme mereka berusaha go internasional dengan mempengaruhi kebijakan-kebijakan PBB. Dari pintu PBB lahirlah kebijakan yang pro LGBT dan menyebar keseluruh dunia dilesakkan melalui jalur kebijakan hukum agar aetiap negara memiliki hukum yang bisa memayungi LGBT. Begitu Pula jalur pendidikan karena di jalur inilah salah satu jalan yang sedang dirintis oleh kaum feminis untuk bisa mendapat tempat di seluruh dunia paling tidak mempengaruhi pemikiran-pemikiran semua warga dunia untuk pro dan tidak bersikap apriori terhadap semua yang mereka upayalan terkait kesetaraan gender, dimana isu gender juga menjadi induk dari isu LGBT ini.

Masalahnya sekarang mampukah kita bertahan dari tekanan dunia internasional dan tetap menjadikan keyakinan sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai dasar pijakan dalam membuat RKUHP.

Lainnya Tentang Kolom

Gambar utama 'Kohabitasi dan Tantangan Moral di Indonesia Merdeka.'

Kohabitasi dan Tantangan Moral di Indonesia Merdeka.

Gambar utama 'Palestina Memanggil: Jihad Fii Sabilillah '

Palestina Memanggil: Jihad Fii Sabilillah

Gambar utama 'Globalisasi dan Westernisasi Penjajahan melalui Pendidikan'

Globalisasi dan Westernisasi Penjajahan melalui Pendidikan

Gambar utama 'Zakat dan Pajak: Menyatukan Spritualitas dan Keadilan dalam Sistem Fiskal'

Zakat dan Pajak: Menyatukan Spritualitas dan Keadilan dalam Sistem Fiskal

Gambar utama 'Hati Nurani Manusia'

Hati Nurani Manusia

Gambar utama 'Spirit Idhul Fitri dalam Mewujudkan Clean and Good Government'

Spirit Idhul Fitri dalam Mewujudkan Clean and Good Government

Lihat Semua

Artikel Terbaru

Gambar utama 'Ketika Aturan Kaku Menjadi Wajah Baru dari Kedzoliman'

Ketika Aturan Kaku Menjadi Wajah Baru dari Kedzoliman

Gambar utama 'Membantah Teori "Benturan Peradaban": Kepicikan Pandangan Samuel Huntington'

Membantah Teori "Benturan Peradaban": Kepicikan Pandangan Samuel Huntington

Gambar utama 'Hartini Dg Saido Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Dewan Da'wah Periode 2025-2030'

Hartini Dg Saido Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Dewan Da'wah Periode 2025-2030

Gambar utama 'Tanggung Jawab Ketua atau Pimpinan Organisasi Dakwah'

Tanggung Jawab Ketua atau Pimpinan Organisasi Dakwah

Gambar utama 'Dewan Dakwah Kukuhkan PGDD 2025–2028: Menguatkan Da'wah, Meneguhkan Pendidikan'

Dewan Dakwah Kukuhkan PGDD 2025–2028: Menguatkan Da'wah, Meneguhkan Pendidikan

Gambar utama 'Tragedi Cemetuk: Luka Berdarah Kekejian PKI di Banyuwangi'

Tragedi Cemetuk: Luka Berdarah Kekejian PKI di Banyuwangi