Ketika Wanita Memahami Agamanya
muslimatdewandakwah
Oleh: Syarifah Syahidah
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
"Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, niscaya Allah akan memahamkannya tentang agama." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits yang agung ini berlaku bagi laki-laki maupun wanita. Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang wanita, maka Allah akan membukakan hatinya untuk mengenal agama-Nya, mencintai ilmu syar'i, dan berusaha mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Belajar Agama Tidak Mengenal Kata Terlambat
Sebagian orang merasa terlambat untuk memperbaiki diri karena masa lalu yang kurang baik. Padahal pintu taubat dan pintu ilmu masih terbuka selama hayat masih dikandung badan.
Tidak ada kata terlambat untuk mulai belajar membaca Al-Qur'an dengan benar, memperbaiki shalat, menutup aurat sesuai syariat, atau memperbaiki akhlak kepada sesama.
Yang terpenting bukanlah siapa yang paling cepat memulai, melainkan siapa yang istiqamah berjalan di atas jalan yang benar hingga akhir hayatnya
Agama Adalah Petunjuk dalam Menjalani Kehidupan
Orang yang bepergian tanpa petunjuk arah mudah tersesat. Semakin jauh ia berjalan, semakin jauh pula ia dari tujuan yang sebenarnya.
Demikian pula kehidupan manusia. Allah tidak membiarkan hamba-Nya berjalan tanpa petunjuk. Allah menurunkan Al-Qur'an dan mengutus Rasul-Nya sebagai pembimbing menuju jalan yang lurus.
Allah berfirman:
فَمَاذَا بَعْدَ الْحَقِّ إِلَّا الضَّلَالُ
"Maka tidak ada setelah kebenaran itu kecuali kesesatan." (QS. Yunus: 32)
Wanita yang memahami agamanya akan berusaha menimbang setiap keputusan dengan tuntunan syariat, bukan hanya dengan perasaan atau pendapat manusia semata.
Wanita yang Paham Agama Akan Mengenal Tujuan Hidupnya
Di zaman sekarang banyak orang mengetahui berbagai hal tentang dunia, tetapi tidak sedikit yang lupa tujuan hidupnya sendiri. Ada yang mengenal perkembangan teknologi, mengikuti berbagai tren, dan mengetahui kabar dari berbagai penjuru dunia, namun belum memahami untuk apa dirinya diciptakan.
Padahal Allah Ta'ala berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku."(QS. Adz-Dzariyat: 56)
Ketika seorang wanita memahami agamanya, ia menyadari bahwa kehidupannya memiliki tujuan yang mulia. Ia bukan sekadar menjalani rutinitas dunia, tetapi sedang mempersiapkan bekal untuk kehidupan yang kekal di akhirat.
Wanita yang Paham Agama Tidak Mudah Tertipu Dunia
Kehidupan modern sering membuat seseorang menilai kebahagiaan dari penampilan luar. Media sosial dipenuhi gambar kemewahan, popularitas, dan berbagai pencapaian duniawi yang terkadang membuat orang merasa kurang dan tidak bersyukur.
Namun wanita yang memahami agamanya mengetahui bahwa kemuliaan di sisi Allah tidak diukur dengan kekayaan, kecantikan, jabatan, atau ketenaran.
Allah berfirman:
إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللهِ أَتْقَاكُمْ
"Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa." (QS. Al-Hujurat: 13)
Karena itu ia tidak mudah iri terhadap nikmat yang dimiliki orang lain dan tidak mudah putus asa ketika menghadapi ujian. Ia memahami bahwa dunia hanyalah tempat persinggahan, sedangkan akhirat adalah tujuan.
Wanita yang Paham Agama Akan Memperbaiki Lingkungannya
Ilmu yang bermanfaat tidak berhenti pada diri pemiliknya. Ia akan memancarkan manfaat kepada orang-orang di sekitarnya.
Seorang wanita yang memahami agama ibarat lampu yang menerangi kegelapan. Dengan akhlaknya, nasihatnya, dan keteladanannya, ia dapat menjadi sebab kebaikan bagi keluarga dan masyarakat.
Banyak ulama besar dalam sejarah Islam lahir dari didikan seorang ibu yang salehah. Karena itu, peran seorang wanita dalam membangun generasi tidak boleh dianggap kecil.
Wanita yang Paham Agama Akan Menjaga Kehormatannya
Di tengah zaman yang penuh fitnah dan godaan, seorang wanita yang memahami agamanya akan lebih berhati-hati dalam menjaga kehormatan dirinya. Ia memahami bahwa kemuliaan seorang muslimah bukan terletak pada banyaknya perhatian manusia yang ia dapatkan, tetapi pada kedekatannya kepada Allah dan kemampuannya menjaga batas-batas yang telah Allah tetapkan.
Ia berusaha menjaga lisannya dari perkataan yang sia-sia, menjaga pandangannya dari hal-hal yang diharamkan, serta menjaga dirinya dari perilaku yang dapat merendahkan martabatnya sebagai seorang muslimah. Dengan demikian, ia tidak hanya menjaga dirinya sendiri, tetapi juga menjaga kehormatan keluarga dan agamanya.
Wanita yang Paham Agama Akan Lebih Tenang Menghadapi Ujian
Setiap manusia pasti akan menghadapi ujian dalam kehidupannya, baik berupa kesulitan ekonomi, masalah keluarga, kehilangan orang yang dicintai, maupun berbagai bentuk cobaan lainnya. Namun wanita yang memahami agamanya menyadari bahwa setiap ujian datang dengan hikmah yang Allah ketahui.
Ia meyakini bahwa tidak ada satu pun musibah yang menimpanya kecuali dengan izin Allah. Keyakinan ini membuat hatinya lebih tenang, lebih sabar, dan lebih mudah berserah diri kepada-Nya. Ia tidak hanya bertanya, "Mengapa ini terjadi padaku?", tetapi juga berusaha mengambil pelajaran dan mendekatkan diri kepada Allah melalui ujian tersebut.
Wanita yang Paham Agama Adalah Aset Berharga bagi Umat
Kebaikan seorang wanita yang berilmu dan berakhlak tidak berhenti pada dirinya sendiri. Ia menjadi sumber lahirnya generasi yang saleh, keluarga yang kokoh, dan masyarakat yang lebih baik. Dari tangannya lahir pendidikan pertama bagi anak-anak, dari lisannya lahir nasihat yang menenangkan, dan dari akhlaknya lahir keteladanan yang menginspirasi.
Oleh karena itu, upaya seorang muslimah dalam mempelajari agamanya bukan hanya investasi untuk dirinya sendiri, tetapi juga investasi untuk masa depan umat. Semakin banyak wanita yang memahami dan mengamalkan agamanya, semakin besar pula peluang lahirnya generasi yang mencintai ilmu, akhlak mulia, dan ketaatan kepada Allah.
*Penulis adalah Da'iyah Muslimat Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia