Haflah Idhul Fithri Dewan Da'wah 1446 H. Momentum Resolusi 3 April Hari NKRI

Gambar Utama

Haflah & Silaturrahmi Idul Fitri 1446 H, Dewan Da'wah Islamiyh Indonesia, mengangkat tema Mempererat Ukhuwah Memperkokoh NKRI. Dilaksanakan Sabtu, 19 April 2025, mengambil tempat di Aula Lantai 2 Gedung Da’wah Kramat Raya 45 Jakarta Pusat.

Di momen Halal bi Halal Dewan Da'wah dipadati oleh kurang lebih 800 orang dari keluarga besar Dewan Da`wah, beberapa tokoh nasional, tokoh politik, pejabat negara dan simpatisan, Ketua Umum Dewan Da'wah Bapak Dr. Adian Husaini, kembali mengajak keluarga besar untuk mengenang jasa dan keteladanan Bapak  Muhammad Natsir, Perdana menteri Indonesia pertama & Pendiri Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia.

Sebagai negarawan sekaligus  mujahid da’wah begitu banyak yang telah dilakukan untuk  bangsa dan negaranya, utamanya untuk da’wah ila Allah. Allah yarham Bapak Muhammad Natsir, bukan saja menjadikan Dewan Da'wah sebagi central dan pusat da’wah, tapi beliau juga menjadikan da’wah sebagai jalan panjang yang harus dilalui sampai ke pelosok pedalaman. Da’i-da’i diutus ke daerah-daerah terpencil sampai ke pulau Enggano, pulau terluar dari negara Republik Indonesia. Mendirikan Rumah Sakit dan Universitas YARSI di Sumatera Barat yang sampai saat ini sudah memiliki 6 Rumah Sakit Cabang di  Sumatera Barat. Sebagai penggagas berdirinya Universitas Ibnu Khaldun, Universitas Islam Indonesia (UII), menggerakkan da’wah kampus dan masih banyak lagi. Beliau memadukan da’wah dan pendidikan dalam sebuah harmoni pergerakan membangun spiritual dan intelektual umat.

“Jadi beliau tidak hanya berpikir da’wah di perkotaan tapi juga memastikan semua masyarakat baik kota dan pelosok, kampus dan akademisi menerima sinar dan da’wah Islam”, jelas Bapak Adian Husaini, Ketua Umum Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia,  dalam sambutannya. 

Salah satu jasa Allah yarham Bapak Muhammad Natsir untuk negara Republik Indonesia adalah ketika mencetuskan MOSI INTEGRAL NATSIR, pada tgl 3 APRIL 1950. Saat itu negara Indonesia menuju bentuk negara federal,  dimana bentuk ini tentu saja akan membuyarkan persatuan dan kesatuan.

“Ketika bentuk negara federal, pengelompokan negara semakin jadi, mengelompok atas dasar kesukuan, kedaerahan dan sebagainya. Sebagai orang yang memiliki visi kedepan tentang Indonesia Bapak Muhammad Natsir melihat bahayanya jika bentuk negara federal diteruskan. Persatuan yang menjadi cita bernegara, persatuan yang menjadi cita merah putih dan menerima Pancasila, bisa rusak karena bentuk federal ini”, demikian Bapak Ahmad Muzani Ketua MPR RI dalam sambutannya pada acara haflah tersebut.

Mosi Integral adalah sebuah keputusan parlemen mengenai kesatuan sebuah negara. “Mosi Integral Natsir merupakan sebuah hasil keputusan parlemen mengenai bersatunya kembali sistem pemerintahan Indonesia dalam sebuah  Negara Kesatuan, yang menjadi cikal bakal terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang digagas oleh Bapak Muhammad Natsir”, lanjutnya. 

Mosi Integral itu terbukti berhasil menyatukan semua partai politik yg berbeda ideologi agar bersatu menyelamatkan Indonesia kembali menjadi NKRI, sehingga slogan NKRI HARGA MATI sampai sat ini selalu diteriakkan menjadi semangat pemersatu bagi negara ini. 

Fakta ini membuktikan, penggagas NKRI terlahir dari seorang ulama, yg sudah mencetak ribuan da'i, yg tersebar diseluruh pelosok Indonesia. Menjadi sebuah fakta yang tidak bisa terbantahkan bahwa umat Islam mulai dari para ulama, pejuang dan para cendekiawan sangat berkontribusi pada terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Karena itu Bapak Prof. Dr. Didin Hafidhuddin selaku Ketua Dewan Pembina, dalam sambutannya mengatakan, da’wah Islam harus memadukan masjid dan pasar, da'wah harus ada di pasar, dipusat-pusat perbelanjaan, ditempat peredaran ekonomi, di jalan, di dalam kereta dan disemua tempat, karena Islam tidak bisa dipisahkan dari masalah negara, ekonomi, politik dan sebagainya. 

Di penghujung acara sebuah amanah yang disiapkan Dewan Da'wah, sebagai bentuk ikhtiar mengenang Bapak Muhammad Natsir dalam dedikasinya kepada negara dan bangsa Indonesia, Dewan Da'wah yang diwakili oleh Bapak Dr. Avid Sholihin, Sekretaris Umum Dewan Da'wah membacakan amanah dan secara husus diserahterimakan kepada Bapak Ahmad Muzani, Ketua MPR RI, sebuah harapan resolusi untuk menjadikan:  Tanggal  tgl 3 April sebagai hari NKRI dan bulan April sebagai bulan peringatan MOSI integral Natsir. Amanah ini diharapkan direspon oleh pemerintah sebagai perwujudan penghargaan kepada Bapak Muhammad Natsir. Resolusi juga ditembuskan ke Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Ketua DPD RI, Kabinet Merah Putih dan  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). (Kurnia Afiati Feat HDS)

Lainnya Tentang Berita

Gambar utama 'Hartini Dg Saido Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Dewan Da'wah Periode 2025-2030'

Hartini Dg Saido Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Dewan Da'wah Periode 2025-2030

Gambar utama 'Dewan Dakwah Kukuhkan PGDD 2025–2028: Menguatkan Da'wah, Meneguhkan Pendidikan'

Dewan Dakwah Kukuhkan PGDD 2025–2028: Menguatkan Da'wah, Meneguhkan Pendidikan

Gambar utama 'Pelepasan Dai Dewan Dakwah Islamiyah ke Pelosok Negeri Mendapat Banyak Dukungan'

Pelepasan Dai Dewan Dakwah Islamiyah ke Pelosok Negeri Mendapat Banyak Dukungan

Gambar utama 'PP Muslimat Dewan Da'wah Segarkan Semangat Da'iyaat dengan Pelatihan Jurnalistik.'

PP Muslimat Dewan Da'wah Segarkan Semangat Da'iyaat dengan Pelatihan Jurnalistik.

Gambar utama 'Perempuan Berdaya dan Bahaya yang Mengintainya'

Perempuan Berdaya dan Bahaya yang Mengintainya

Gambar utama 'Muslimat Dewan Dakwah Menerima Kunjungan Menteri Pendidikan Malaysia'

Muslimat Dewan Dakwah Menerima Kunjungan Menteri Pendidikan Malaysia

Lihat Semua

Artikel Terbaru

Gambar utama 'Ketika Aturan Kaku Menjadi Wajah Baru dari Kedzoliman'

Ketika Aturan Kaku Menjadi Wajah Baru dari Kedzoliman

Gambar utama 'Membantah Teori "Benturan Peradaban": Kepicikan Pandangan Samuel Huntington'

Membantah Teori "Benturan Peradaban": Kepicikan Pandangan Samuel Huntington

Gambar utama 'Hartini Dg Saido Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Dewan Da'wah Periode 2025-2030'

Hartini Dg Saido Terpilih Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Dewan Da'wah Periode 2025-2030

Gambar utama 'Tanggung Jawab Ketua atau Pimpinan Organisasi Dakwah'

Tanggung Jawab Ketua atau Pimpinan Organisasi Dakwah

Gambar utama 'Dewan Dakwah Kukuhkan PGDD 2025–2028: Menguatkan Da'wah, Meneguhkan Pendidikan'

Dewan Dakwah Kukuhkan PGDD 2025–2028: Menguatkan Da'wah, Meneguhkan Pendidikan

Gambar utama 'Tragedi Cemetuk: Luka Berdarah Kekejian PKI di Banyuwangi'

Tragedi Cemetuk: Luka Berdarah Kekejian PKI di Banyuwangi