Saatnya Memperkokoh Ukhuwah di Kalangan Umat Islam
Hartini Dg. Saido, M. H
Halal bi Halal Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia, Sabtu 27 April 2024. Mengambil tempat Aula lantai 2 Masjid Al Furqon. Acara berlangsung dari jam 08.00 dan selesai menjelang shalat dhuhur. Dihadiri kurang lebih 400 orang keluarga besar Dewan Da'wah, putra-putri tokoh Masyumi, juga ketua-ketua/wakil-wakil Ormas Islam (muslim/Muslimaat), beberapa tokoh Nasional antara lain Ketua MKMK Bapak Jimly Asshiddiqie, mantan Ketua MK Bapak Hamdan Zoelva, Bapak Didin Hafidhuddin serta atase kedutaan Arab Saudi. Ketua Umum PP Muhammadiyah Bapak Khaedar Natshir yang sekaligus bertindak sebagai pembicara utama.
Bapak Khaedar Natsir menyampaikan persinggungan antara organisasi Islam di Indonesia yang saling bersisian dengan Partai Masyumi. Tidak hanya sebagai kanal politik umat, Masyumi juga wadah titik temu merajut ukhuwah dan kekuatan umat Islam Indonesia di awal negara RI berdiri. Termasuk di dalamnya adalah tokoh Muhammadiyah.
Sementara Bapak Jimly dalam sambutan singkatnya memotivasi agar ummat Islam lebih KUAT, karena saat ini Islam telah berkembang menjadi agama terbesar di dunia. Saat belahan dunia lain sedang mengalami Aging Society (menua) seperti negara Jepang, Korea dan negara-negara lain karena menekan populasi, Islam justru tumbuh berkembang karena pertumbuhan kelahiran dan dengan banyaknya kalangan menengah dan intelektual yang ramai-ramai masuk Islam. Kuantitas memang bukan faktor utama, karena itu umat Islam harus berkualitas dengan iman, taqwa juga teknologi (imtak). Untuk itulah organisasi Islam harus punya peta da'wah. Yang bisa berbicara sesuai data. Beliau lebih lanjut berharap agar Dewan Da'wah saatnya menjadi perekat dan pelopor di tengah umat, karena dari sejarahnya Dewan Da'wah yang merupakan turunan Masyumi sarat dengan histori pembangunan bangsa ; politik dan keumatan.
Segera dirancang, demikian kata penutup dari MC Bapak Avid Sholihin, Sekum DDII.